HUT ke-80 Kabupaten OKI: Bupati Muchendi Berikan Berbagai Program Inovatif untuk Tingkatkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

HUT ke-80 Kabupaten OKI: Bupati Muchendi Berikan Berbagai Program Inovatif untuk Tingkatkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

OKI Job Fair 2025: Membuka Pintu Peluang Kerja Lebih Luas
Mengusung tema “Merdeka Berkarir”, OKI Job Fair 2025 yang digelar pada 10–12 Oktober di Lapangan Segitiga Emas Kayuagung menjadi pusat perhatian pencari kerja dan perusahaan.
“Melalui Job Fair ini, kita berkomitmen memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi dan minat mereka,” tegas Muchendi saat memimpin rapat persiapan HUT ke-80, Selasa (7/10/2025).
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, Pemkab OKI bekerja sama dengan PT HM Sampoerna Tbk dan Perum Bulog menyelenggarakan Pasar Pangan Murah melalui jaringan Sampoerna Retail Community (SRC).
Program ini menyediakan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau, yakni Rp80.000 per paket.
Sebagai langkah mendukung perekonomian masyarakat, Pemkab OKI memperpanjang masa jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) dari 30 September 2025 menjadi 31 Desember 2025.
Tidak hanya itu, wajib pajak yang membayar setelah batas waktu tersebut tidak akan dikenai denda keterlambatan, dan diskon pajak tetap berlaku hingga akhir tahun.
M. Putra Taufan, Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) OKI, menyampaikan bahwa realisasi penerimaan PBB hingga 1 Oktober 2025 telah mencapai 94,63% dari target APBD Perubahan 2025. Ia optimis target 100% akan tercapai.
“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah agar ekonomi warga tetap berjalan stabil dan mereka dapat bernapas lega,” ujarnya.
Festival waralaba diharapkan mampu membuka peluang berwirausaha baru bagi masyarakat, dengan sistem bisnis yang teruji dan dukungan dari pemberi waralaba (franchisor).
“Dengan sistem bisnis yang sudah teruji dan manajemen yang jelas, peluang usaha terbuka lebar untuk masyarakat kita,” tuturnya.