
Acara tersebut menghadirkan perwakilan tinggi pemerintah daerah, antara lain Asisten II Setda OKI Ir. Man Winardi, M.T., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI Adi Yanto, S.Pd., M.Si., Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKI Farlidena Burniat, S.E., M.M., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) OKI H. Irawan Sulaiman, S.Sos., M.Si.
Dari pihak IKPM OKI Yogyakarta, hadir Dewan Penasehat Organisasi Dandy Alfaridzi, S.Sos dan Andre Dwi Prasaja, S.I.P., M.Sc., bersama jajaran pengurus yang dipimpin Ketua IKPM OKI Yogyakarta M. Rahman Aria Pratama. Anggota pengurus yang turut menghadiri antara lain Ariel Ditya (Koordinator Medinfo), Ahmad Imam Anwar (Anggota PSDM), M. Luthfi (Anggota PSDM), M. Artha Marentino (Anggota Kerumahtanggaan), Siti Lintang Saputri (Anggota Kaderisasi), dan Muhammad Luthfi Taqwa (Anggota PSDM).

“Kami harapkan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil, terhadap seluruh kegiatan yang akan kami laksanakan. Pelantikan kepengurusan diharapkan dapat dilakukan secara langsung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap organisasi kami,” ujar M. Rahman Aria Pratama.
Selain itu, ia juga mengemukakan kondisi gedung asrama mahasiswa OKI di Yogyakarta yang memerlukan perhatian serius.
Dari total 20 kamar yang ada, hanya 10 kamar yang masih layak huni, padahal fasilitas tersebut merupakan asrama daerah luar Jawa tertua di Yogyakarta dan memberikan kontribusi besar bagi kenyamanan pelajar serta mahasiswa asal OKI.
Hal ini menjadi dasar utama untuk mendesak percepatan proses revitalisasi gedung asrama.
M. Rahman juga mengungkapkan terkait aset daerah OKI di Yogyakarta, yakni Balai Sriwijaya yang berdiri di atas lahan milik Kabupaten OKI namun saat ini dikelola oleh IKPM Sumatera Selatan tanpa keterlibatan IKPM OKI.
Rencana pengelolaan aset tanah milik pemerintah daerah juga diajukan untuk dikolaborasikan dengan IKPM Sumatera Selatan, guna menciptakan sumber pendapatan mandiri yang dapat menunjang keberlangsungan program kerja organisasi.
Menanggapi seluruh usulan dan keluhan yang disampaikan, Bupati Muchendi Mahzareki menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyusun solusi terkait permasalahan asrama mahasiswa, yang saat ini berada dalam tahap pembahasan dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini melalui program revitalisasi asrama daerah.
“Kami mengundang IKPM OKI Yogyakarta untuk menyampaikan proposal kegiatan secara resmi melalui surat, sehingga pemerintah daerah dapat melakukan tindak lanjut dan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa asal OKI. Untuk rencana pengelolaan aset bersama, kami mendorong agar segera diajukan secara tertulis agar dapat diproses lebih lanjut, dengan tujuan agar organisasi memiliki sumber pemasukan mandiri di masa depan,” tegas Bupati Muchendi Mahzareki.

Dengan adanya audiensi ini, kerjasama antara pemerintah daerah dan IKPM OKI Yogyakarta diharapkan semakin erat, sehingga seluruh program kerja dan solusi permasalahan yang diusulkan dapat terealisasi untuk kemajuan bersama pelajar serta mahasiswa asal Ogan Komering Ilir. (*/IKPM OKI/Red)












