Pasca peristiwa, massa sempat berkumpul dan dilaporkan merusak sejumlah fasilitas mess karyawan perusahaan.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian dan penyelesaian damai.
“Kami terus melakukan pendekatan persuasif agar situasi tetap terkendali. Penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk asal mula suara letusan yang menyebabkan korban luka,” tegasnya.
Ia juga mengimbau seluruh pihak agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian.
“Kami bekerja secara profesional dan transparan. Semua fakta akan diungkap secara objektif demi keadilan dan pemulihan ketertiban masyarakat,” imbuhnya.
Untuk memperkuat pengamanan dan pengendalian situasi, Polda Sumatera Selatan mengerahkan tambahan personel dari unsur Reserse, Propam, dan Brimob.
Hingga Selasa malam, kondisi di lokasi sudah berangsur kondusif, meskipun pengawasan keamanan tetap diperketat.
Kepolisian saat ini sedang mengumpulkan keterangan dari saksi dan pihak terkait guna menyusun laporan lengkap dan mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden tersebut.
Diharapkan dengan penanganan yang cermat dan terukur, ketertiban umum dapat segera pulih sepenuhnya, serta persoalan antara warga dan perusahaan dapat diselesaikan melalui jalur hukum dan musyawarah yang mengedepankan keadilan bagi semua pihak. (*/HS)









