Kabupaten OKI Gandeng Swasta dan Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla: Sinergi untuk Bumi yang Lebih Baik

Kabupaten OKI Gandeng Swasta dan Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla: Sinergi untuk Bumi yang Lebih Baik

OKI, PEMERINTAHAN2229 Dilihat
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengambil langkah proaktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggandeng PT. Kelantan Sakti dan lima desa melalui Program Desa Peduli Api. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kayuagung, Jum’at (8/8/2025), ini menandai komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak buruk karhutla.

Kolaborasi Strategis untuk Pencegahan Karhutla

Program Desa Peduli Api merupakan wujud sinergi antara sektor swasta dan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi karhutla. Lima desa yang terlibat dalam program ini adalah Desa Teloko dan Desa Tanjung Serang (Kecamatan Kayuagung), Desa Kandis dan Desa Ulak Depati (Kecamatan Pampangan), serta Desa Cinta Jaya (Kecamatan Pedamaran).

Tujuan utama dari kerja sama ini meliputi:

Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah Kabupaten OKI

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.

Koordinasi Strategis: Jajaran terkait mengikuti rapat koordinasi pencegahan karhutla di Kantor Bupati OKI, Kayuagung, Jum’at (8/8/2025)./radarkeadilan.com

“Kami menyambut baik kemitraan ini. Melalui sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, kita berharap OKI menjadi kabupaten yang tangguh terhadap bencana kebakaran. Tindakan kecil kita hari ini, berdampak besar bagi bumi esok,” ujarnya.

Inisiatif PT Kelantan Sakti dalam Pencegahan Karhutla

Selain Program Desa Peduli Api, PT Kelantan Sakti juga memiliki inisiatif lain dalam pencegahan karhutla, yaitu Program Desa Bebas Api (PDBA). Group Manager PT Kelantan Sakti, Andi Anggoro, menjelaskan bahwa melalui PDBA, perusahaan secara aktif mengambil langkah nyata untuk mencegah munculnya titik api dan menanggulangi kebakaran sejak dini.

“PDBA ini kami rancang untuk mencegah potensi kebakaran di desa-desa sekitar wilayah operasi perusahaan. Kami ingin semua pihak, mulai dari karyawan, pemerintah hingga masyarakat desa, bergerak bersama dalam pencegahan,” ujar Anggoro.

PT Kelantan Sakti juga menerapkan kebijakan Pembukaan Lahan Tanpa Membakar (PLTB) dan memanfaatkan teknologi drone untuk deteksi dini kebakaran.

Insentif untuk Desa Bebas Api

Dalam program PDBA, perusahaan memberikan insentif kepada satu orang pimpinan regu yang ditunjuk langsung oleh kepala desa. Selain itu, desa yang bebas dari kebakaran akan mendapatkan reward senilai Rp50 juta dalam bentuk material untuk meningkatkan pencegahan karhutla.

Dukungan dari Polres OKI