Bupati Muba HM Toha Tohet SH melakukan kunjungan kerja ke Desa Teluk, Kecamatan Lais, untuk meluncurkan Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bertanam (Galak Ngerjut) sekaligus menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan yang dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Muba dan disambut antusias oleh masyarakat serta pelajar tersebut, mengusung dua pilar utama pembangunan daerah: penguatan kemandirian ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Galak Ngerjut Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rumah Tangga
Bupati HM Toha menjelaskan bahwa Galak Ngerjut dirancang untuk memanfaatkan potensi lahan pekarangan guna memperkuat ketahanan pangan dan pendapatan keluarga, khususnya bagi penerima bantuan Uang Makan Anak Kesehatan (UMAK).
“Melalui Galak Ngerjut, kami mendorong keluarga untuk menyisihkan sebagian bantuan yang diterima untuk membeli bibit dan menanam tanaman produktif – baik sayuran, buah-buahan, maupun tanaman bernilai ekonomi lainnya,” ujar Bupati.
Hasil panen diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Ribuan Seragam Sekolah Gratis Hapus Hambatan Pendidikan
Selain sektor ekonomi, Pemkab Muba fokus pada pemerataan akses pendidikan dengan memberikan seragam sekolah gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Bupati menegaskan bahwa tidak ada anak yang boleh tertinggal pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.
“Bantuan ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa sekaligus mencegah risiko putus sekolah,” tegasnya.
Khusus untuk Kecamatan Lais, pada kegiatan tersebut diserahkan 492 stel seragam SD dan 507 stel seragam SMP.
Sinergi Program Dorong Pembangunan Jangka Panjang
Bupati berharap sinergi antara penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan akses pendidikan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Muba.
“Semoga program ini menjadi ikhtiar nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan generasi Muba yang sehat, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (*/Desi)












