Kemendagri Berikan Dukungan Penuh, Puncak HKPS dan Munas SWI 2026 Di Boyolali Dipastikan Sukses

Kemendagri Berikan Dukungan Penuh, Puncak HKPS dan Munas SWI 2026 Di Boyolali Dipastikan Sukses

Jakarta, Radar Keadilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan puncak peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) dan Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI).

Diskusi mendalam dan koordinasi teknis antara pihak Kemendagri dan pengurus SWI guna memastikan kelancaran pelaksanaan agenda nasional. 📋🤝 | Humas DPP SWI.

Acara akbar ini dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 21 Mei 2026 mendatang di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Komitmen kuat tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama, Ahmad Fajri, S.H., M.H., saat menerima audiensi pengurus pusat SWI di ruang rapat Pusfasker, Jakarta, Selasa (05/05/2026).

Hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut jajaran pejabat Kemendagri serta rombongan Sekretaris Jenderal SWI, Herry Budiman.

Ahmad Fajri menegaskan bahwa Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., memberikan perhatian khusus dan mandat jelas agar kegiatan ini berjalan lancar.

“Amanat Bapak Menteri kepada kami sangat tegas, agar Pusat Fasilitasi Kerja Sama memberikan dukungan maksimal terhadap puncak peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dan Munas SWI ini. Kami akan memastikan seluruh aspek pendukung tersedia dengan baik,” ujar Ahmad Fajri.

Sebagai tindak lanjut instruksi tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Sinergi ini ditujukan agar pemerintah daerah turut terlibat aktif dalam memfasilitasi kelancaran rangkaian acara nasional tersebut.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal merangkap Pelaksana Tugas Ketua Umum SWI, Herry Budiman, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi teknis demi kesuksesan dua agenda strategis organisasi.

Ia menilai peran Kemendagri sangat krusial dalam menjembatani sinkronisasi program antara pusat dan daerah.

“Kami datang untuk meminta dukungan dan menindaklanjuti kerja sama teknis. Peran strategis Kemendagri melalui Pusfasker sangat relevan dalam memperkuat sinergi, mendorong kolaborasi multipihak, serta memastikan keberhasilan pembangunan hingga ke akar rumput,” papar Herry.

Suasana audiensi dan diskusi intensif antara jajaran Kemendagri dengan pengurus SWI dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Munas dan Puncak Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026. 🤝📝 | Humas DPP SWI.

Lebih jauh, Herry menegaskan posisi SWI sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebarluasan informasi pembangunan, meningkatkan literasi masyarakat, serta menjaga ruang publik yang sehat, objektif, dan konstruktif.

Kolaborasi ini bukan hanya sekadar kerja sama sesaat, melainkan upaya membangun kemitraan jangka panjang yang berdampak luas.

“Kami meyakini SWI dapat menjadi mitra komunikasi publik yang efektif hingga ke pelosok desa. Sinergi antara pemerintah dan insan pers adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperkuat demokrasi,” tegasnya.

Herry Budiman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respon positif dan komitmen penuh dari Mendagri.

Dukungan ini menjadi modal utama keberhasilan pelaksanaan Munas dan peringatan HKPS yang akan menjadi momentum penting bagi pers nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Bapak Menteri Dalam Negeri yang telah berkomitmen mendukung penuh acara kami di Boyolali nanti. Ini bukti nyata perhatian pemerintah terhadap keberadaan pers,” pungkas Herry.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, pelaksanaan puncak peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia serta Munas SWI 2026 dipastikan akan berjalan kondusif, tertib, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri pers dan stabilitas nasional(HMS SWI)

Rilis Nomor : 032/HUM-DPP/SWI/05/V/2026.
#SWI Audiensi Kemendagri