Langkah strategis ini dilaksanakan di lima desa di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), meliputi Desa Lunggaian, Mitra Kencana, Penilikan, Kepayang, dan Mekar Jaya.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan nasional PLN terhadap program pemberdayaan desa yang digagas pemerintah.
Fokus utamanya adalah memastikan ketersediaan infrastruktur energi yang andal guna mendukung operasional koperasi, sekaligus memperkuat akses digitalisasi ekonomi di tingkat akar rumput melalui kolaborasi strategis antarinstansi dan pihak terkait.
Koperasi Desa Merah Putih hadir sebagai wadah ekonomi berbasis masyarakat yang dirancang untuk memperkuat kemandirian finansial warga.
Melalui koperasi, masyarakat dapat dengan mudah melakukan pembayaran tagihan listrik, pembelian token, hingga pengajuan pemasangan baru tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.
Singkatnya, KDMP menjadi jembatan kolaborasi yang membawa desa menuju modernisasi melalui kemudahan akses energi dan teknologi.
Manajer PLN ULP Baturaja, Triyo Indrawan, menegaskan komitmen kuat pihaknya untuk mendukung penuh penyediaan kebutuhan listrik bagi KDMP.
Integrasi layanan kelistrikan menjadi kunci untuk memacu pertumbuhan ekonomi lokal dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan digital.
Sementara itu, Kepala Desa Peninjauan, Novi Taruna, menyambut positif dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kesigapan PLN Baturaja.
Menurutnya, dukungan ini memberikan solusi nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kegiatan ekonomi warga serta kemudahan akses layanan publik.
“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif PLN Baturaja dalam kegiatan survei ini. Persiapan yang matang sejak dini akan sangat membantu kelancaran operasional Koperasi Desa Merah Putih di wilayah kami,” tegas Novi.
Melalui dukungan infrastruktur kelistrikan yang handal, PLN berupaya menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan.














