Polda Sumsel Selamatkan Perempuan Dalam Krisis di Jembatan Ampera Lewat Layanan 110 dan Pemantauan CCTV

Polda Sumsel Selamatkan Perempuan Dalam Krisis di Jembatan Ampera Lewat Layanan 110 dan Pemantauan CCTV

Palembang, Radar Keadilan Pemerintah Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Command Center modernnya telah merealisasikan penyelamatan yang presisi dan cepat terhadap seorang warga dalam kondisi krisis di atas Jembatan Ampera pada Rabu sore, 18 Maret 2026.

Pada pukul 18.01 WIB tanggal 18 Maret 2026 di Jembatan Ampera, Palembang, petugas kepolisian dan tenaga pendukung memberikan penanganan serta dukungan kepada pihak yang mengalami kondisi krisis, dengan pendekatan yang humanis untuk menjaga stabilitas kondisi dan keselamatan.| Andrian, radarkeadilan.com

Integrasi layanan darurat 110, pemantauan visual berbasis Sistem Pengawasan Closed-Circuit Television (CCTV), serta koordinasi terstruktur antar satuan kepolisian membuktikan efektivitas sistem pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Peristiwa dimulai pada pukul 17.21 Waktu Indonesia Barat ketika Command Center menerima panggilan darurat melalui saluran 110.

Petugas segera proses laporan, identifikasi urgensi situasi, dan aktifkan protokol tanggap darurat yang telah ditetapkan.

Pada tahap awal, lokasi pasti belum dapat dipastikan, sehingga operator CCTV segera melakukan pemindaian visual secara menyeluruh dan berhasil menentukan posisi tepat di sisi kanan jembatan arah Masjid Agung menuju kawasan Jakabaring.

Setelah lokasi dikonfirmasi, informasi segera disebarkan melalui radio komunikasi resmi, dengan arahan langsung kepada personel Pamong Praja dan Pengamanan (Pamapta) Polrestabes Palembang untuk penanganan langsung di lapangan.