Pangkalan Balai, Radar Keadilan – Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sinergi strategis dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Komitmen tersebut terungkap dalam audiensi resmi yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Rabu (13/05), di mana Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng menerima perwakilan kedua lembaga mitra tersebut.
Pertemuan ini berfokus pada pembahasan rangkaian program pendampingan pendidikan dan persiapan ketenagakerjaan yang dirancang khusus bagi generasi muda daerah, mulai dari pembinaan akademik, dukungan masuk perguruan tinggi, hingga pelatihan keterampilan kerja.
Sebagai mitra strategis APKASI selama lebih dari 11 tahun, YPAN telah memiliki rekam jejak mendampingi tenaga pendidik dan satuan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, serta membuka akses luas bagi pelajar menuju pendidikan berkualitas.
Perwakilan YPAN memaparkan bahwa hingga saat ini, lembaganya telah memberdayakan lebih dari 2.300 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia melalui program pendampingan dan beasiswa, baik menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam negeri maupun perguruan tinggi terakreditasi di luar negeri, antara lain Tiongkok, Mesir, dan Filipina.
Program ini tidak hanya berfokus pada bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mencakup bimbingan menyeluruh agar peserta siap bersaing di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Selain sektor pendidikan, YPAN juga menawarkan program penguatan kompetensi di bidang ketenagakerjaan.
Melalui pelatihan intensif dan bimbingan teknis selama tiga hari, generasi muda akan dibekali keterampilan teknis serta kematangan mental, sehingga memiliki kesiapan penuh saat memasuki dunia kerja.
Seluruh kegiatan ini direncanakan akan disinergikan secara terpadu bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, dengan melibatkan sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai sasaran utama program.
Sekda Banyuasin, Erwin Ibrahim, menyambut antusias dan sangat mengapresiasi inisiatif yang ditawarkan.
Menurutnya, pendampingan terstruktur sejak jenjang pendidikan dasar menjadi kunci utama agar putra-putri daerah mampu mengakses kesempatan yang setara dan berkualitas.
“Penyelenggaraan pendidikan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi keluarga, melainkan juga adanya pendampingan berkelanjutan sejak dini. Program seperti ini sangat kami butuhkan dan belum banyak tersedia sebelumnya,” tegas Erwin.
Ia juga menyoroti manfaat nyata dari pendampingan yang mencakup persiapan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dan berbagai ujian kompetensi lainnya yang kini semakin ketat persaingannya.
Dukungan teknis dan pendampingan intensif dinilai sangat membantu pelajar menghadapi tahapan seleksi yang rumit dan beragam.
“Langkah ini sangat luar biasa. Nilai lebihnya bukan hanya pada bantuan beasiswa, tetapi adanya pendampingan penuh saat menghadapi ujian masuk perguruan tinggi. Di tengah kompleksitas tahapan tes saat ini, bimbingan semacam ini menjadi penopang keberhasilan siswa,” tambahnya.
Lebih jauh, Erwin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan menindaklanjuti pembahasan ini dengan menjajaki kerja sama lebih mendalam, termasuk rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan hukum pelaksanaan program.
Sebagai langkah awal dan bentuk uji coba penerapan, kerja sama akan difokuskan pada satu sekolah terlebih dahulu sebelum diperluas ke wilayah lain.
“Kami akan kaji dan bahas rincian kerja sama ini, dan apabila kesepahaman telah tercapai, kami akan segera tanda tangani MoU. Kami awali dari satu sekolah untuk melihat efektivitasnya, sebelum akhirnya diterapkan secara lebih luas,” ujar Erwin.
Tidak berhenti pada pelajar, Sekda juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini nantinya dapat diperluas cakupannya, hingga mencakup pemberian beasiswa dan pelatihan peningkatan kompetensi bagi tenaga pendidik serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuasin.
Hal ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kualitas pendidikan dan pelayanan publik terus meningkat secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan dan pengembangan SDM yang unggul, sehingga Kabupaten Banyuasin mampu melahirkan generasi penerus yang berdaya saing tinggi, berprestasi, dan siap membawa daerah menuju kemajuan yang lebih pesat di masa mendatang. (*/Sangkut)









