Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 Semarak, Transformasi Layanan Kesehatan Terpadu di OKI Menguat

Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 Semarak, Transformasi Layanan Kesehatan Terpadu di OKI Menguat

Berita, KESEHATAN, OKI2143 Dilihat

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Peringatan Hari Posyandu Nasional tahun 2026 di wilayah kerja Puskesmas Pematang Panggang II, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme masyarakat pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh titik Posyandu dengan mengusung tema penguatan transformasi Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan terpadu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Acara ini menyasar seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia. Berbagai layanan kesehatan diberikan secara langsung dan terintegrasi, meliputi penimbangan serta pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan kesehatan ibu hamil dan menyusui, pemberian imunisasi, hingga pemeriksaan kesehatan umum seperti tekanan darah dan kadar gula darah.

Selain pelayanan medis, masyarakat juga mendapatkan edukasi komprehensif terkait gizi seimbang, pola hidup sehat, serta upaya strategis pencegahan stunting.

Suasana pelayanan kesehatan saat peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di wilayah kerja Puskesmas Pematang Panggang II, Kabupaten OKI. Masyarakat antusias memanfaatkan berbagai layanan kesehatan terpadu mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga edukasi gizi. #HariPosyanduNasional2026 #TransformasiPosyandu #KesehatanOKI

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H. M. Lubis, SKM., M.Kes., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Transformasi Posyandu menjadi layanan terpadu dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pematang Panggang II, Maria Eka Yulistuti, S.Tr.Keb., M.K.M., selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan sesuai dengan alur pelayanan yang telah ditetapkan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan kesadaran warga terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat, terutama dalam upaya deteksi dini dan pencegahan stunting,” ujar Maria.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan Puskesmas, kader Posyandu, serta tim pembina. Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun kesehatan keluarga yang lebih baik.

Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal.

Momentum ini sekaligus menjadi awal yang solid untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. (*/HS)