Polisi Sumsel Amankan Palembang Selama Ramadan 1447 Hijriah, Laksanakan Pengamanan Terpadu dengan TNI dan Pemkot

Polisi Sumsel Amankan Palembang Selama Ramadan 1447 Hijriah, Laksanakan Pengamanan Terpadu dengan TNI dan Pemkot

Spread the love
         
 
  
                 
   
Palembang, Radar Keadilan Pemerintah kepolisian Daerah Sumatera Selatan gelar penguatan sistem pengamanan menyeluruh untuk menjamin ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriah di Kota Palembang.
Pada acara Safari Ramadan 1447 Hijriah di Polrestabes Palembang, aparat kepolisian bersama pihak terkait dan penerima bantuan berfoto bersama di atas panggung. Layar belakang menampilkan sambutan selamat datang bagi Kapolda Sumatera Selatan, dengan paket bantuan yang siap disalurkan menjadi bukti komitmen kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat selama bulan suci.|Andrian, radarkeadilan.com

Komitmen ini disampaikan dalam acara Safari Ramadan yang dilaksanakan di lingkungan Polrestabes Palembang pada Selasa (24/2/2026).

Dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah di Palembang, aparat kepolisian berinteraksi langsung dengan tokoh agama dan masyarakat. Pertemuan yang diadakan di ruangan berhias dekorasi biru dan putih ini menjadi sarana memperkuat sinergi serta komunikasi antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat, dalam rangka memastikan kelancaran ibadah dan ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.|Andrian, radarkeadilan.com
Kepolisian telah mengeluarkan instruksi resmi untuk melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), dengan target utama menekan potensi lonjakan kejahatan yang kerap terjadi selama bulan puasa.

Aparat siap menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang mengganggu ketertiban masyarakat maupun aktivitas ibadah umat muslim.

Dalam acara Safari Ramadan 1447 Hijriah di Polrestabes Palembang, aparat kepolisian yang berpangkatnya menandatangani nama “SONNY” menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan.|Andrian, radarkeadilan.com

“Kami tidak memberi ruang bagi kejahatan konvensional yang meresahkan warga, apalagi yang mengganggu ibadah puasa,” tegas Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam pidatonya.

Pengamanan difokuskan pada area dan titik rawan kejahatan di seluruh wilayah kota.

Prioritas operasi mencakup pengamanan pelaksanaan salat tarawih dan salat subuh di berbagai tempat ibadah, penindakan aktivitas balap liar yang mengganggu ketertiban dan keselamatan jalan raya, pencegahan tawuran remaja menjelang waktu sahur, serta patroli intensif di kawasan rawan pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, aparat juga akan menertibkan penggunaan petasan yang berpotensi membahayakan keselamatan serta konvoi kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum.

“Patroli dilakukan secara dialogis dan operasi hunting pada jam rawan kejahatan. Jika ada tindak pidana ditemukan, kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Kepala Polrestabes Palembang.

Kegiatan Safari Ramadan juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta konsolidasi internal aparat kepolisian.

Pengamanan dilakukan melalui kerja sama sinergis dengan Tentara Nasional Indonesia dan Pemerintah Kota Palembang, dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga langkah preventif dan humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Sinergi lintas instansi diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan di Palembang selama Ramadan, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan aman, tenang, dan nyaman – sejalan dengan tujuan awal penguatan pengamanan untuk memberikan rasa aman yang optimal selama bulan suci(*/Andrian)