Ratusan Pedagang Demo Di Kantor Bupati OKU Minta Dirut Perumda Pasar Dicopot

Ratusan Pedagang Demo Di Kantor Bupati OKU Minta Dirut Perumda Pasar Dicopot

Berita, OKU, POLITIK, SOSIAL2175 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Baturaja, Radar Keadilan Ratusan pedagang pasar menggelar aksi damai di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (16/04/2026).

Massa mendesak pencopotan jajaran pimpinan Perumda Pasar dan menuntut adanya perbaikan manajemen serta kebijakan yang dinilai merugikan.

Aksi berawal dari berkumpulnya para pedagang di Jalan Ir. Sutami, Bukit Dempo, yang diawali dengan doa bersama.

Koordinator lapangan mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, menjauhi tindakan anarkis, dan mengikuti arahan pengamanan demi kelancaran kegiatan.

Sekira pukul 09.30 WIB, massa bergerak menuju kantor bupati dengan membawa berbagai spanduk dan meneriakkan yel-yel tuntutan.

Aksi berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawalan ketat personel Polres OKU serta Satpol PP setempat.

Dalam orasinya, para pedagang menyampaikan sejumlah keluhan, di antaranya ketidaknyamanan dalam beraktivitas hingga keberadaan oknum petugas yang tidak menggunakan atribut resmi sehingga menimbulkan kebingungan.

Ratusan pedagang pasar di OKU menggelar aksi damai menuntut pencopotan Direktur Perumda Pasar dan perbaikan kebijakan yang dinilai merugikan. | Yosarman, radarkeadilan.com

Tuntutan utama yang diajukan meliputi permintaan pemberhentian Direktur Perumda Pasar OKU beserta jajaran, serta Kepala Unit Pasar Lama Baturaja.

Selain itu, mereka juga mendesak dilakukannya audit keuangan, penghapusan Perda Nomor 10 Tahun 2022, penghapusan denda dan HGO baru, pengembalian hak kepemilikan kios, serta penindakan tegas terhadap dugaan praktik pungli dan perampasan aset.

Para pedagang juga menuntut agar transaksi retribusi dilakukan melalui rekening resmi dan petugas wajib mengenakan seragam yang jelas.

Massa juga memberikan ultimatum, menegaskan akan menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti dengan solusi yang jelas dan pasti.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kasat Pol PP OKU, Firmansyah, mewakili pihak pemerintah daerah menyampaikan komitmen untuk menampung dan menyampaikan seluruh usulan tersebut kepada Bupati OKU guna dicarikan jalan keluar terbaik.

Sementara itu, perwakilan instansi terkait, Lukman, memastikan akan segera memanggil pihak-pihak yang bersangkutan untuk membahas permasalahan ini dalam rapat koordinasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Aksi damai kemudian berakhir dengan tertib dan massa membubarkan diri secara aman. Para pedagang berharap pemerintah daerah dapat segera merespons dan memberikan kepastian hukum agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan mengganggu kelancaran ekonomi masyarakat(*/Yos)