Palembang, Radar Keadilan – Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (SMSI Sumsel) secara resmi membentuk panitia penyelenggara Musyawarah Wilayah (Muswil) 2026, menandai langkah nyata mematangkan persiapan perhelatan akbar yang menjadi penentu arah masa depan industri pers digital di wilayah ini.
Keputusan strategis tersebut disepakati dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di OPA Hotel Palembang, pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Agenda penting ini disusun guna menjamin keberlanjutan organisasi sebagai wadah terbesar bagi pemilik perusahaan pers di Indonesia, sekaligus memastikan roda organisasi terus bergerak dinamis, adaptif, dan relevan di tengah perubahan lanskap informasi.
Mengusung semangat “Bersinergi, Berkolaborasi, dan Berkontribusi untuk Media Siber yang Profesional dan Bermartabat”, Muswil tahun ini diproyeksikan menjadi acuan utama dalam membangun ekosistem media digital yang sehat, kredibel, dan berintegritas tinggi di Bumi Sriwijaya.
Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri, menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda seremonial atau momen pergantian kepemimpinan belaka.
Sebagai forum tertinggi di tingkat provinsi, kegiatan ini wajib menjadi momentum kebangkitan kualitas dan peningkatan kapasitas seluruh perusahaan pers siber yang bernaung di bawah organisasi.
“Muswil 2026 ini adalah wujud komitmen bersama kita untuk naik kelas. Di tengah gempuran informasi yang tidak terverifikasi dan disinformasi yang marak beredar, SMSI Sumsel harus berdiri di garda terdepan dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kepanitiaan yang telah dibentuk hari ini memikul tanggung jawab besar untuk melahirkan gagasan-gagasan visioner, demi menjaga marwah dan kehormatan profesi media siber yang profesional,” ujar Jon Heri.
Selaras dengan hal tersebut, Sekretaris SMSI Sumsel, Sonny, menyampaikan bahwa kehadiran dan kekompakan seluruh unsur pengurus menjadi modal utama yang sangat berharga dalam menyukseskan perhelatan ini.
Pembentukan struktur panitia berlangsung secara demokratis, transparan, dan mengedepankan musyawarah untuk mufakat.
“Alhamdulillah, seluruh elemen pengurus hadir dan menyatukan visi demi kemajuan bersama. Dengan semangat bersinergi dan berkolaborasi, panitia yang telah ditunjuk akan segera bergerak cepat menyusun rencana kerja dan jadwal pelaksanaan secara rinci. Kami memastikan Muswil 2026 nanti berjalan akuntabel, inklusif, serta mampu menampung dan mewujudkan seluruh aspirasi pemilik media di Sumatera Selatan. Ajang ini harus menjadi panggung bersama untuk memperkuat jaringan bisnis serta meningkatkan standar profesionalisme media lokal di daerah,” ungkap Sonny.
Pertemuan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan diskusi mendalam mengenai tantangan strategis yang akan dihadapi industri media siber ke depan.
Hal ini semakin mengukuhkan posisi SMSI Sumsel sebagai organisasi yang kokoh, solid, dan siap mengambil peran sentral dalam menyongsong era baru pertumbuhan media digital yang berkualitas, bermartabat, dan bermanfaat luas bagi masyarakat. (*/SMSI Sumsel)











